Aplikasi Terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) pada Naracoba yang Terindikasi Mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disorder)

Application of the eye movement desensitization and reprocessing (EMDR) therapy in handling postraumatic stress disorder (PTSD) respondents

Description

EMDR merupakan terapi neurokognitif terintegrasi yang mencakup neurological sensitivity dan cognitive schema. Terapi EMDR dirancang untuk menghilangkan distres yang berkaitan dengan adanya pengalaman traumatik. Prevalensi kemunculan gangguan PTSD di Indonesia cukup besar mengingat Indonesia adalah negara rawan bencana yang merupakan sumber stres traumatik. Namun penggunaan terapi EMDR dalam menangani kasus PTSD belum banyak diterapkan di Indonesia . Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menguji intervensi terapi EMDR dalam menangani naracoba yang terindikasi PTSD. Penelitiani ini menggunakan desain one group pretest-posttest design, dengan menggunakan 9 orang naracoba korban bencana yang terindikasi mengalami PTSD. Pengukuran pretest dilakukan untuk mengukur kondisi awal simptom PTSD yang dirasakan naracoba. Selanjutnya diberikan terapi EMDR sebanyak 4 kali sesi (pertemuan). Proses terapi EMDR terdiri dari 8 tahap yaitu client history, preparation, assessment, desensitization, installation closure dan reevaluation. Kemudian pengukuran posttest dilakukan setelah naracoba menjalani seluruh sesi terapi. Pengukuran kondisi naracoba pada saat pretest dan posttest dilakukan dengan menggunakan alat ukur PSS (PTSD Symptom Scale) kemudian dilakukan analisis uji statistik Wilcoxon. Berdasarkan uji beda Wilcoxon diperoleh nilai (Z = -2,668 , p 0,05) dengan Asymp Sig 0.008. Dengan hasil skor Asymp Sig 0.008 < 0.05 , maka Ho ditolak yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara jumlah skor simptom PTSD sebelum dan sesudah terapi. Terapi EMDR dapat menurunkan simptom PTSD yaitu menurunkan simptom-simptom re-experiencing, avoidance dan hyperarousal pada naracoba. Hasil penelitian ini didukung dengan penurunan skor simptom PTSD pada semua naracoba setelah terapi . Nilai rata-rata skor setelah dan sebelum terapi EMDR adalah 30,88 dan 15,77 . Hal ini menunjukkan terjadi penurunan skor simptom PTSD setelah diberikan terapi EMDR. Penelitian ini menunjukkan terapi EMDR yang digunakan dalam penanganan PTSD dapat bekerja dalam menurunkan simptom-simptom PTSD.

EMDR is one of integrative therapy that includes neurological sensitivity and cognitive schema. EMDR therapy is designed to reduce distress related traumatic event . PTSD prevalences are large enough in Indonesia. It was caused by many natural disasters happened in several area of Indonesia. However, application of EMDR for reducing PTSD symptoms still rarely . Objective of this research is to examine intervention of EMDR therapy in handling PTSD respondents. This research was designed using one group pretest-posttest design . There were nine PTSD respondents that involved during treatment. Pretest assessment was taken to get initial PTSD symptom of the subject. EMDR treatments were taken in four repetitive sessions. Each session was done in 60-90 minutes. The EMDR therapy consists of eight phases : client history, preparation, assessment, desensitization, installation closure and reevaluation . Posttest was carried cut for each subject after they completed all phases. Data was taken using PSS (PTSD Symptom Scale) and statistical analysis was done by using Wilcoxon test . The statistic testing showed (Z = -2,668 , p 0,05) with Asymp Sig 0.008. To be significant, Asymp Sig must be less than the critical value (0.008 < 0.05) . It is significant and reject the null hypothesis (Ho) .There is significant differentiation of PTSD symptoms score between before and after EMDR therapy . EMDR can reduce re-experiencing, avoidance and hyperarousal symptoms of PTSD. Descriptive data show that mean scores before and after therapy are 30,88 and 15,77. The score of PTSD symptoms decline after EMDR therapy. This research conclude that EMDR therapy can work to decrease PTSD symptoms.

Format

Journal

Language

Indonesian

Author(s)

Eka Susanty
Setyono Koesno
Candra Yudhistira

Original Work Citation

Susanty, E., Koesno, S., & Yudhistira, C. (2015, January). [Application of the eye movement desensitization and reprocessing (EMDR) therapy in handling postraumatic stress disorder (PTSD) respondents]. Indonesian Psychological Journal, 30(2)

Collection

Citation

“Aplikasi Terapi EMDR (Eye Movement Desensitization and Reprocessing) pada Naracoba yang Terindikasi Mengalami PTSD (Post Traumatic Stress Disorder)Application of the eye movement desensitization and reprocessing (EMDR) therapy in handling postraumatic stress disorder (PTSD) respondents,” Francine Shapiro Library, accessed May 28, 2020, https://emdria.omeka.net/items/show/25861.

Output Formats